|
Written by Novi
|
|
Friday, 17 April 2009 |
|
Gereja yg semacam itu mendapat teguran keras dr Tuhan: "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Sardis: Inilah firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup padahal engkau mati! (Wahyu3:1). Apa ciri gereja yang mati?
Pertama, dari luar hidup, di dalamnya mati.
"Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!" (2 Timotius 3:5). Mengapa kita harus menjauhi gereja semacam ini? Karena kita akan tertular!
Kedua, pengurusnya memberikan peraturan-peraturan yang tidak dijalankan sendiri oleh mereka.
"Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya. Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya." (Matius 23:3-4)
Ketiga, agamawi.
"Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan adalah perintah manusia." (Markus 7:7). Coba dengar apa kata Petrus dan Yohanes saat mereka dilarang bersaksi. "Dan setelah keduanya disuruh masuk, mereka diperintahkan, supaya sama sekali jangan berbicara atau mengajar lagi dalam nama Yesus. Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: "Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah. Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar." (Kisah para rasul 14:18-20_
Keempat, iri dan sering bertengkar baik internal maupun eksternal.
"Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi? Karena jika yang seorang berkata: "Aku dari golongan Paulus", dan yang lain berkata: "Aku dari golongan Apolos," bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani?" (1 Korintus 3:3-4)
Kelima, tidak bermisi.
Gereja semacam ini merasa puas dengan diri sendiri dan tidak ingin berusaha untuk menjadi lebih baik lagi. Istilahnya, sedang-sedang saja. Apa kata firman Tuhan? "Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku" (Wahyu 3:16)
Sumber: Majalah Keluarga |