Home arrow News arrow Testimonialku arrow Chatting dengan Tuhan
Sunday, 05 September 2010
Login Form
Anda harus login terlebih dahulu agar dapat mengakses keseluruhan isi web ini. GBU.





Lost Password?
No account yet? Register
Chatting dengan Tuhan PDF Print E-mail
(0 votes)
Written by Novi   
Friday, 17 April 2009
Ini sebuah ilustrasi bagaimana jika kita chatting dengan Tuhan. >>>BUZZ TUHAN : Kamu memanggilku? AKU : Memanggilmu? Tidak. Ini siapa ya? TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu. AKU : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk. TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk. AKU : Nggak tahu ya. Yang pasti, saya tidak punya waktu luang sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk. TUHAN : Benar sekali. Aktivitas memberimu kesibukan. Tapi produktivitas memberimu hasil. Aktivitas memakan waktu, produktivitas membebaskan waktu. AKU : Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini. TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya. AKU : Oke, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit? TUHAN : Berhentilah menganalisis hidup. Jalani saja. Analisislah yang membuatnya rumit. AKU : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak merasa senang? TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu kuatirkan kemarin. Kamu merasa kuatir karena kamu menganalisis. Merasa kuatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang. AKU : Tapi bagaimana mungkin kita tidak kuatir jika ada begitu banyak ketidakpastian. TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekuatiran adalah sebuah pilihan. AKU : Jika penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita? TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik tak akan melewati rintangan, tetapi menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik, bukan sebaiknya. AKU : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna? TUHAN : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya. AKU : Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu? Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah? TUHAN : Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental. Kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha. AKU : Sejujurnya di tengah persoalan ini, kami tidak tahu ke mana harus melangkah. TUHAN : Jika kamu melihat keluar, maka kamu tidak akan tahu ke mana kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat keluar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah. AKU : Kadang-kadang ketidak berhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan? TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat oleh diri sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarlah orang lain bekejaran dengan waktu. AKU : Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi? TUHAN : Selalulah melihat, sudah seberapa jauh saya berjalan, daripada bertanya, masih berapa jauh lagi saya harus berjalan. Selalu hitung apa yang kau dapat dan syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh. AKU : Apa yang menarik dari manusia? TUHAN : Jika menderita mereka bertanya, “Mengapa harus aku?”. Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya, “Mengapa harus aku?” AKU : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya di sini? TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya berada di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan. AKU : Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini? TUHAN : Hadapilah masa lalumu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut. AKU : Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab. TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah TIDAK. AKU : Terima kasih Tuhan atas chatting yang indah ini. TUHAN : Oke. Teguhlah dalam iman dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup. >>> TUHAN has signed out.
 
Next >